Kamis, 17 November 2011

Daftar Alamat Gereja Alkitabiah di Indonesia


Daftar Alamat Gereja Alkitabiah di Indonesia

Gereja Baptis Independen Alkitabiah (GBIA) di Indonesia:

1. GBIA Graphe (Gbl. Suhento Liauw, Th.D, Wakil Gembala Steven Einstain Liauw, Th.D)
 Jl. Danau Agung 2, No. 5-7, Sunter, Jakarta 14350, 
INDONESIA | (021) 6471-4156

Kebaktian Umum 
08:00 - 08:45 Sekolah Minggu Dewasa & Anak-anak
09:00 - 11:00 Kebaktian Umum Pagi
17:00 - 18:30 Kebaktian Bahasa Inggris Malam

Rabu 19:00 - 20:30 Kebaktian Doa
Jumat 19:30 - 20:30 Persekutuan Kaum Wanita
Sabtu
19:00 - 20:30 Persekutuan Pemuda
19:00 - 20:30 Persekutuan Remaja

Sabtu, 27 Agustus 2011

MENGHADAPI SAKSI-SAKSI YEHUWA


Mungkin Anda sering mendapat kunjungan dari beberapa orang yang menamakan dirinya Perkumpulan Siswa-Siswa Alkitab atau Saksi-Saksi Yehuwa. Mereka biasanya datang berpasangan. Membawa sejumlah buku untuk dijual atau dibagikan secara cuma-cuma dengan sampul buku dan isi buku yang berwarna menarik. Siapakah mereka dan apakah isi kepercayaan mereka mencerminkan iman Kristen yang berlandaskan Kitab Suci?


Siapakah Saksi Yehuwa itu?
Saksi-Saksi Yehuwa adalah suatu denominasi Kristen, milenarian (cenderung pada ajaran Kerajaan 1000 Tahun Damai), restorasionis (pemulihan) yang dahulu bernama Siswa-Siswa Alkitab hingga pada tahun 1931. Agama ini diorganisasi secara internasional, lebih dikenal di dunia Barat sebagai Jehovah's Witnesses, yang mencoba mewujudkan pemulihan dari gerakan Kekristenan abad pertama yang dilakukan oleh para pengikut Yesus Kristus. Saksi-Saksi Yehuwa sendiri bukanlah suatu sekte, mereka tidak pernah memisahkan diri dari gereja atau kelompok besar manapun. Wewenang tertinggi kehidupan mereka berdasarkan hukum-hukum dan prinsip-prinsip dari Kitab Suci atau Alkitab[1].

Senin, 10 Januari 2011

YESUS ADALAH YEHOVAH

Banyak orang yang salah konsep dan menganggap Yehovah sebagai nama dari Allah Bapa. Sebenarnya tidak demikian. Yehovah adalah nama dari Allah Tritunggal, termasuk Yesus Kristus. Sebelum ia lahir ke dalam dunia, Yesus Kristus sudah eksis. Bahkan Dia eksis sejak kekekalan (Mikha 5:2), dan ini juga membuktikan keilahiannya. Saksi Yehovah mengajarkan bahwa sebelum Yesus menjadi manusia, dia adalah Mikhail, si penghulu malaikat. Ini adalah kesesatan yang membinasakan. Alkitab justru mengajarkan bahwa sebelum datang sebagai manusia, Yesus tidak lain adalah Yehovah sendiri. Beberapa hal berikut menunjukkan kebenaran ini.

1. Allah Bapa Tidak Pernah Terlihat, sedangkan Yehovah Dilihat oleh Manusia
Salah satu bukti yang paling jelas bahwa Yesus Kristus adalah Yehovah, melibatkan beberapa pernyataan dalam Alkitab. Firman Tuhan menegaskan bahwa“Tidak ada seorangpun yang pernah melihat Allah” (1 Yoh. 4:12), dan “Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah” (Yoh. 1:18a). Tentu kedua ayat ini berbicara mengenai Allah Bapa.

Rabu, 29 September 2010

Apakah Kolose 1:15 dan Wahyu 3:14 Mengajarkan Bahwa Yesus adalah Ciptaan?

"Anggaplah kesabaran Tuhan kita sebagai kesempatan bagimu untuk beroleh selamat, seperti juga Paulus, saudara kita yang kekasih, telah menulis kepadamu menurut hikmat yang dikaruniakan kepadanya. Hal itu dibuatnya dalam semua suratnya, apabila ia berbicara tentang perkara-perkara ini. Dalam surat-suratnya itu ada hal-hal yang sukar difahami, sehingga orang-orang yang tidak memahaminya dan yang tidak teguh imannya, memutarbalikkannya menjadi kebinasaan mereka sendiri, sama seperti yang juga mereka buat dengan tulisan-tulisan yang lain" (2 Petrus 3:15-16).

Memutarbalikkan Firman Tuhan adalah salah satu keahlian Iblis dan sekaligus senjata pamungkasnya. Ia telah memutarbalikkan Firman Tuhan sejak di taman Eden terhadap orang tua pertama kita, Adam dan Hawa. Terhadap Hawa, Iblis dengan licik memutarbalikkan dan menyangkal Firman Tuhan. Ia sukses membuat Hawa tertipu, sehingga senjata ini ia pergunakan terus sepanjang zaman. Bahkan, terhadap Adam kedua, yaitu Yesus Kristus, datang ke dunia ini, Iblis juga berusaha untuk memutarbalikkan Firman Tuhan terhadapNya. Ketika mencobai Tuhan Yesus, Iblis memakai Alkitab juga. Tetapi tentu Iblis tidak dapat menipu sang Firman itu sendiri! Tuhan kita menunjukkan bahwa cara paling ampuh untuk melawan pemutarbalikkan Firman Tuhan adalah dengan menerapkan dan mengerti Firman Tuhan itu secara benar.
Kalah melawan Tuhan Yesus tidak membuat Iblis berhenti. Petrus memperingatkan bahwa penyesat-penyesat senantiasa menggunakan Firman Tuhan untuk kepentingan mereka dan dengan penafsiran yang tidak benar. Hasil akhirnya adalah "kebinasaan," baik bagi para penyesat itu maupun bagi orang-orang yang disesatkan oleh mereka.